Cahoy69’s Weblog


Goa Liang Bua
Maret 14, 2008, 6:31 am
Filed under: Uncategorized

A. Selayang Pandang Kabupaten Manggarai – Nusa Tenggara Timur – Indonesia

Goa Liang Bua diperkirakan mulai terbentuk sekitar 190.000 tahun yang lalu. Hal ini didapat dari uji laboratorium terhadap sampel gua liang buasedimen di pojok  selatan goa. Diperkirakan goa ini terbentuk dari arus sungai yang membawa bebatuan  menembus gundukan bukit. Setelah melalui proses panjang, bebatuan itu menjadi batuan sedimentasi.

Pada tahun 2001 dilakukan eskavasi arkeologi di Goa Liang Bua, yang  merupakan kerja sama antara Pusat Penelitian Arkeologi Nasional bersama University of New England, Australia. Hasil penelitian arkeologinya baru diumumkan pada tanggal 28 oktober 2004, bahwa telah ditemukan fosil manusia cebol atau hobbit.  Penemuan tersebut membuat goa Liang Bua menjadi menjadi sangat menarik untuk  dikunjungi para wisatawan.

B. Keistimewaan

Situs Gua Liang Bua merupakan salah satu situs arkeologi penting tingkat  dunia. Di goa ini, terdapat situs arkeologi tempat  ditemukannya fosil Homo Floresiensis (Manusia  Flores) yang mempunyai tinggi badan sekitar 100 cm dengan berat hanya 25 kg.

Fosil-fosil tengkorak tersebut diduga berasal dari suatu spesies manusia  yang tumbuh tidak lebih besar dari kanak-kanak berusia lima tahun. Manusia  kerdil yang memiliki tengkorak seukuran buah jeruk ini diduga hidup 13.000  tahun lalu, bersama gajah-gajah pigmi dan kadal-kadal raksasa seperti Komodo. Temuan ini diklaim sebagai spesies baru  yang kemudian dinamakan Homo Floresiensis.

C. Lokasi

Goa Liang Boa terletak di Pulau Flores, tepatnya di dusun Rampasasa, Desa  Liang Bua, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT).

D. Akses Menuju  Lokasi

Dari kota Kupang Ibukota provinsi NTT, wisatawan dapat naik pesawat dengan  waktu tempuh satu setengah jam ke kota Ende di Pulau Flores. Kemudian, perjalanan  dilanjutkan menuju Kota Ruteng dengan angkutan umum berupa minibus selama  sekitar empat jam. Dari Ruteng menuju Rampasasa, berjarak 13 km, dapat ditempuh dengan angkutan umum.

E. Tiket Masuk

Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk.

F. Akomodasi dan  Fasilitas Lainnya

Di wilayah Rampasasa, wisatawan dapat menemui sarana berupa losmen dan rumah  makan.

daftar pustaka:http://www.wisatamelayu.com/id/object.php?a=SmdvL3dWWi9P=&nav=geo


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: